Saat kupandang paras wajahmu
Seakan akan waktu yang bergulir cepat
Berhienti dalam sekejap mata
Tak ingin ku berpaling dari wajahmu
Yang ayu nan lugu yang dengan kain yang menghiasi wajahmu
Yang kini membuatku terdiam termenung seperti patung
Di tengah kegelapan yang sunyi dan jauh dari keramaian
Namun, kau datang dengan seberkas cahaya yang sangat terang
Untuk menemaniku di tengah kegelapan ini
Tapi, apakah cahayamu akan terus menerangiku
ataukah cahayamu akan meredup seiring bergulirnya waktu
Dan meninggalkan daku seorang diri dalam kegelapan ini
Tapi, aku berharap dirimu akan selalu menemaniku dan menerangi hatiku
Dengan cahaya yang terang dan indah
Sehingga diriku takkan kesepian lagi dalam mengarungi perjalanan cinta
Dalam hidup ini
DIarsipkan di bawah: POETRY